Dear Kamu Calon Imamku, Aku Harap Nantinya Kita Bisa Menghadap Kiblat yang Sama Edit
Ini tentang hati yang mempersipkan diri menunggu sosok yang masih samar-samar namun tetap diyakini akan datangnya. Masih sama seperti hari kemarin dan beberapa tahun-tahun yang lalu, sosok yang ditunggu itu tetap menjadi rahasia sang Ilahi.
Walau tanpa aku tahu seperti apa wujudnya, namun hati ini selalu bersedia menunggu dan selalu bahagia mendoakannya. Walau tidak pernah saling dipertemukan namun membayangkannya saja sudah bisa membuat hati senang.
Aku Harap Kamu Adalah Sosok yang Memiliki Satu Keimanan yang Sama Seperti Diriku
Bukannya aku ingin rasis dalam doaku, hanya saja aku sangat ingin dijodohkan dengan seseorang yang memiliki satu keyakinan dengan diriku. Karena aku ingin hadirmu bukan hanya sekedar menyempurnakan hidupku.
