Gaya Hidup

Penambah Nafsu Makan     Edit



Kontaknews.com, Pamekasan - makan adalah sebuah kebutuhan yang mana bila seseorang tidak bisa mencapai kebutuhan yang satu ini maka dalam kehidupanya akan ada yang tergangggu. tapi alangkah menderitanya bila seseorang yang ter idap penyakit sehingga pola makanpun harus di atur dan bahkan peraturanya membuat orang itu malah harus menghindari makanan kesukaanya. tentu semua orang anti terhadap penderitaan ini.

siapa yang menginginkan dirinya menderita dan menghindari makanan yang lezat. maka jawabanya takkan ada seorangpun yang meng ajungkan tangan. karena bagaimanapun bila hal itu terjadi pada seseorang maka orang itu akan menderita. oleh karena itu makan merupakan kegiatan yang harus di laksanakan secara rutin. namun terkadang tanpa ada angin, tanpa ombak, seseorang akan merasa malas dengan yang namanya makanan. maka dari itu mencari obat atau cara untuk menambah nafsu makan merupakan pekerjaan yang tak boleh di nomer duakan. 

makan bersama adalah satu cara yang membuat daya tarik makan seseorang terasa nikmat dengan sendirinya. makan bareng teman, kerabat, atau pasangan sekalipun. itu akan menumbuhkan rasa semangat yang tidak terpisahkan. dan cara ini cukup baik untuk di lakukan seseorang pada umumnya baik wanita, ataupun pria. dan cara ini sudah menjadi kebiasaan di beberapa tempat. makan dengan cara bersama ini juga di jadikan sebagai lambang atau pembuktian kesetiaan seseorang. karena bersama dan makan adalah pekerjaan yang berbeda tapi bisa di satukan untuk menjadi lebih sempurna. hingga kata itu menyatu apabila dua pekerjaan ini di satukan untuk di lakukan di tempat dan waktu yang bersamaan. (A_Z)

Seorang Siswa Menganiaya Gurunya Sampai Meninggal DuniaSampang Jawa Timur     Edit


Kontaknews.com - Mohon ijin melapkan pada hari Kamis, 1 Februari 2018 pukul 21.00 WIB telah dilakukan koordinasi via phone oleh Anggota Intelkam  dengan Kepala Sekolah SMAN 1 Torjun (Smator) an. Bp. Amat terkait kejadian penganiayaan terhadap Guru yang dilakukan oleh siswa Smator.

Identitas guru yang dianiaya :

Ahmad Budi Cahyono, Guru GTT (Honorer) Mapel Seni Rupa di SMA N 1 Torjun, alamat Ds. Jrengik Kec. Jrengik Kab. Sampang


Identitas siswa terduga pelaku penganiayaan :

Moh. Holili, siswa Kelas XI SMAN 1 Torjun, alamat Dsn. Brekas Ds. Torjun Kec. Torjun Kab. Sampang
_(putra Kepala Pasar Omben Bp. Yahya)_

Berikut ini hasil koordinasi dengan Kepsek Smator Bp. Amat :

- bahwa pada hari Kamis, 1 Februari 2018 pukul 13.00 WIB pada saat sesi jam terakhir , Guru Budi sedang mengajar Mata Pelajaran Seni Rupa di kelas IX materi seni lukis
- pada saat jam pelajaran, siswa an. Moh. Holili tidak mendengarkan pelajaran dan justru mengganggu teman-temannya dengan mencoret-coret lukisan mereka
- P. Budi menegur siswa Moh. Holili, namun tidak dihiraukan malah si Holili semakin menjadi-jadi mengganggu teman-temannya. Akirnya P. Budi menindak siswa tsb dengan mencoret pipi Holili dengan cat lukis
- Moh. Holili tidak terima dan memukul P. Budi, kemudian dilerai oleh siswa dan para guru. P. Budi kemudian dibawa ke ruang guru lalu menjelaskan duduk perkaranya kepada Kepsek
- saat itu Kepsek tidak melihat adanya luka di tubuh dan wajah P. Budi dan mempersilahkan agar P. Budi pulang duluan
- kemudian Kepsek mendapat kabar dari pihak keluarga P. Budi bahwa sesampainya di rumah, P. Budi istirahat (tidur) karena mengeluh sakit pada lehernya. Selang beberapa saat P. Budi kesakitan dan tidak sadarkan diri (koma) dan langsung dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo-Surabaya

Kemudian anggota Intelkam melakukan koordinasi dengan Kepala Disdik Sampang Bp. Jufri Riady dan diperoleh info sbb :

- berdasarkan keterangan dari para guru yang saat ini berada di RSUD Dr. Soetomo Surabaya bahwa kondisi Guru GTT Smator Bp. Budi sangat kritis dan didiagnosa oleh dokter mengalami *MBA (Mati Batang Otak)* dan semua organ dalam sudah tidak berfungsi
- mobil ambulans dari RS Sampang pun oleh pihak RS Dr. Soetomo ditahan agar tidak kembali ke Sampang dulu karena kondisi guru tsb yang sangat kritis dan diperkirakan tidak akan mampu bertahan

Pukul 21.40 WIB Kadisdik menelpon Anggota Intelkam bahwa P. Budi sudah meninggal dunia di RSUD Dr. Soetomo

Giat koordinasi berakhir pukul 21.45 WIB

Catatan :

Berdasarkan keterangan dari Kepsek Smator Bp. Amat bahwa catatan siswa an. Moh. Holili tergolong buruk, bandel dan bermasalah dengan hampir semua guru di Smator, banyak catatan merah di Bagian Konseling (BK)

Agar dilakukan langkah cepat yakni melakukan gal dengan turun ke pihak keluarga siswa, kemudian mengamankan siswa terduga pelaku penganiayaan an. Moh. Holili guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat guru P. Budi yang sudah meninggal dunia sehingga dikawatirkan pihak keluarga tidak menerima dan melakukan aksi balasan. Serta sebagai antisipasi dikawatirkan siswa pelaku penganiayaan melarikan diri untuk menghindari proses hukum.

Siswa terduga pelaku penganiayaan yang merupakan siswa Kelas XI dan dimungkinkan masih tergolong dibawah umur sehingga perlu langkah dan penanganan secara khusus sesuai _*UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak* (Wa/Stby/An)

Order mudah! via WhatsApp.

Instant Checkout dengan Contact Form WhatsApp.

Online 1x24 Jam!

Apapun pesananmu, CS (Customer Service) kami akan dengan senang hati untuk melayani.. :)

Kualitas Terbaik!

Kami memastikan, produk yang kami kirim sesuai dengan Ekspektasi pembeli.
1 Butuh bantuan?

×